Update

Selasa, 10 Oktober 2017

Mengenal Mesin Sensor Internet Punya Indonesia

Mbloogers.com - Internet sudah sangat deket banget dengan kita mbloogs, sampai apapun hampis semua berhubungan dengan internet, tapi karena itu jadi mempermudah mudahnya penyebaran konten-konten yang dapat mengancam para penggunanya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menetapkan pemenang tender untuk peralatan dan mesin sensor internet. apa kegunaan dari mesin tersebut mbloogs? mari kita ulik


Kominfo mengatakan mesin sensor internet ini untuk pengembangan Trust+ yang ada di bawah unit Direktorat Keamanan Kementerian Kominfo. Nanti mesin sensor tersebut dimanfaatkan untuk penapisan konten negatif di internet.

Mesin sensor internet ini mengunakan sistem crawling, yang itu artinya mesin tersebut akan menganalisa secara otomatis sesuai kriteria konten negatif yang ditetapkan. seperti yang dijelaskan oleh Semuel Abrijani Pangerapan selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo .

Konten negatif yang dimaksudkan merujuk Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), khususnya dasar hukumnya di Pasal 2 dan Pasal 40 ayat (2).

"Secara ideal melakukan penapisan bisa dimulai dari IP filtering, hosting, URL ataupun dari kontennya. Untuk melakukan itu semua, maka dari itu kami harus memilih yang mana melanggar aturan," ujar Semuel,

Jadi cara kerjanya begini mbloogs, sistem crawling akan menganalisa konten-konten di dunia maya. Dengan mengetik keyword, maka muncul deretan konten-konten yang dianggap melanggar aturan. jadi kayak sistemnya mesin pencari Google mbloogs, Dan ini dianggap cara yang efektif menurut pak Samuel.

Sebelum pake cara ini Kominfo harus melakukannya secara manual untuk menangkal konten negatif. kayak Kominfo harus memantau satu per satu situs yang diduga mengandung konten negatif.

"Maka diubah dengan hanya mengetik keyword dan ada artificial intellegence yang ada di sana, dia akan men-crawling dan menganalisa konten-konten tersebut," tambah samuel.

Mesin sensor internet yang dihadirkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) digadang-gadang bisa menjalankan Deep Packet Inspection (DPI) yang memiliki kemampuan memata-matai seluruh pengguna internet. jadi agak ngeri juga mbloogs.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan langsung membantah isu tersebut. Dikatakan olehnya, mesin sensor yang diadakan oleh Kominfo ini tidak memiliki spesifikasi DPI. agak lega sepertinya kita.

"Ini bukan sistem yang digosipin seperti di luar-luar yang ada DPI, tidak. Kita tidak membeli sistem DPI," jawab Semuel dengan tegas di konferensi pers di Kementerian Kominfo.

Selain menangani konten-konten negatif di internet dan dari situs, apakah ini mesin juga bisa menangani konten-konten yang ada di media sosial?

Dirjen yang akrab disapa Semmy ini juga menjelaskan penanganan konten negatif di media sosial seperti Facebook, Twitter, ataupun Instagaram, tidak akan sama dengan yang dilakukan untuk website.

Kominfo akan berkoordinasi dengan penyedia media sosial. Bila ada akun yang menyebarkan konten negatif, Kominfo akan segera memberi informasi kepada mereka agar menurunkan konten tersebut. jadi akan ada kerjasama dengan platform media sosial

"Menyangkut media sosial, kita akan koordinasi. Kalau ada yang melanggar perundang-undangan, contohnya ada di Facebook, kita kasih tahu Facebook untuk men-take down, kalau tidak berarti mereka ikut serta," ungkapnya.

Untuk saat ini, mesin sensor internet tersebut belum bisa dioperasikan karena baru selesai dilakukan tender oleh Kementerian Kominfo. baru selesai pelelangan mbloogs.

Lelang mesin sensor internet dengan nilai pagu mencapai Rp 211 miliar. Pemenang dari tender ini adalah PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) yang menyisihkan 71 peserta lainnya.

Mesin sensor ini sendiri baru akan resmi dioperasikan pada awal tahun depan mbloogs. 
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memanfaatkan mesin sensor internet untuk menangkal konten negatif di internet, termasuk pornografi.

Yah semoga aja nih mesin bisa bekerja dengan semestinya, jangan sampai salah sasaran, nanti Mbloogers cuman ada kata "aneh" satu aja dikiran konten negatif padahal bukan. kita tunggu aja kinerjanya mbloogs

[DetikInet | Image credit : fli.institute]

Bantu Mbloogers Membagikan Artikel Ini Yaa

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - 2017 Mbloogers.com - Untuk Generasi Muda Indonesia. Designed by OddThemes | About | Contact and Advertising | Privacy Policy | Sitemap | DMCA.com Protection Status | ID Corners