Update

Kamis, 02 Februari 2017

Asrama 92

Masih ingat dengan kisah mistis yang pernah booming di forum terbesar indonesia yakni, kaskus? Yapz Berjudul Keluarga Tak Kasat mata oleh genta ? dengan setting sebuah kantor di wilayah Yogyakarta.

Yogyakarta memang memiliki banyak kisah dan sebagainya. Termasuk kali ini Tim mbloogers mendapat secuil cerita yang juga berasal dari Yogyakarta. Namun disini kami mencoba tidak memberikan informasi secara sempurna. Termasuk berbagai tokoh nyata dan nama tempat kami samarkan secara full. Karena sampai saat ini tempat tersebut masih dipakai. Termasuk foto diatas harus kami blur total. Lokasi terjadinya kejadian ini.

Tempat ini adalah sebuah Asrama kontrakan yang di pakai oleh sebuah “kelompok”, untuk sebuah “Pendidikan”, dan di isi kurang lebih 15 cewek. Di bulan pertama sampai semester 1, semuanya terjadi normal, tidak ada kejadian apapun. Kehidupan dan aktivitas di asrama tidak ada hal-dal yang aneh terjadi.

Dan di akhir tahun 2016 mulai terjadi berbagai hal aneh. Yang terjadi pertama adalah munculnya suara ketokan berulang-ulang setiap malam yang muncul dibalik pintu belakang dapur, tepat di dapur. Semua penghuni hanya menganggap itu hanya suara tikus ataupun cicak ataupun tokek yang sering memainkan dinding kayu. Namun hal tersebut terjadi berulang-ulang.

Hal selanjutnya adalah munculnya bercak-bercak darah di lantai salah satu kamar. Yang sampai saat ini belum diketahui sumbernya. Tidak ada satupun penghuni yang terluka, dan tidak ada hewan-hewan yang masuk dan berada di area kamar asrama. Namun setiap penghun terus bersikap santai seolah-olah tidak terjadi hal apapun!

Dimalam hari, saat beberapa penghuni sedang menunaikan sholat isyak, 2 orang perempuan dengan berpakaian sexy datang memasuki area langsung menyelonong masuk ke area mushola yang terletak dibagian belakang asrama. Dua wanita tersebut langsung mendekati salah seorang penghuni bernama diah, dan bertanya “Mbak apa mbak Mei ada disini?”
Diah meras bingung, siapa Mei? Dan tidak ada penghuni disini yang memiliki nama tersebut. "Maaf mei siapa ya? Disini tidak ada yang memiliki nama mei?”
Kemudian 2 wanita tersebut langsung permisi undur diri, dan pergi begitu saja. Diah mencoba menyembunyikan kejadian tersebut, 

Dihari berikutnya, salah seorang kurir pengantar barang datang, dan menemui salah seorang penghuni, dan memberikan sebuah berkas untuk diberikan kepada seseorang bernama Mei. Lagi-lagi membuat heran beberapa penghuni. Siapakah Mei?

Dihari berikutnya, seorang pengantar barang dari beda jasa datang dan juga memberikan berkas untuk ditujukan kepada seseorang bernama Mei? Dan kembali membuat rasa penasaran para penghuni. Dan Pengantar ditolak karena di Asrama tidak ada yang bernama Mei.

( bersambung )

Bantu Mbloogers Membagikan Artikel Ini Yaa

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - 2017 Mbloogers.com - Untuk Generasi Muda Indonesia. Designed by OddThemes | About | Contact and Advertising | Privacy Policy | Sitemap | DMCA.com Protection Status | ID Corners