Update

Sabtu, 03 Desember 2016

Partisipasi Produk Halal LPPOM MUI dalam Halal Expo Japan 2016 di Tokyo

Promosikan Produk Halal, LPPOM MUI Berpartisipasi dalam Halal Expo Japan 2016 di Tokyo
LPPOM MUI
Kabar menarik datang dari negerinya Naruto mbloo, Jepang semakin terbuka untuk produk halal. Selama dua hari, Jepang menyelenggarakan Halal Expo Japan 2016, Indonesia jadi salah satu partisipan.

Halal Expo Japan berlangsung di Tokyo mulai tanggal 22-23 November 2016. dan dihadiri sekitar 100 partisipan, salah satunya adalah LPPOM MUI yang mengisi seminar berjudul "Peluang Industri Halal di Indonesia".

Menurut Takashi, selaku penyelenggara seminar tentang potensi halal di Indonesia didasarkan pada tingginya minat pelaku usaha di Jepang yang tertarik ingin mengajikan sertifikasi halal di Indonesia.

"Oleh karena itu, kehadiran LPPOM MUI dalam acara ini diharapkan dapat menjawab keingintahuan kami tentang produk halal," ungkap Takash


Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama (LPPOM MUI) kehalalan produk yang masuk ke Indonesia jadi sebuah keharusan. Apalagi setelah UU Jaminan Produk Halal diberlakukan, maka seluruh produk yang beredar di Indonesia harus bersertifikat halal.

Dalam kesempatan tersebut, Lukmanul Hakim juga menjelaskan mengenai landasan sertifikasi halal, proses penentuan halal, hingga penempelan logo halal yang kebijakannya ditangani oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
LPPOM MUI bekerjasama dengan Yano Research juga membuka stand konsultasi dan informasi halal yang diminati oleh para pengunjung. Salah satunya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang baby care yang akan segera mengajukan sertifikasi halal ke LPPOM MUI.

Kerjasama ini juga berkaitan dengan penyelenggaraan Olimpiade dimana Jepang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade pada tahun 2020 mendatang.

"Hal ini kami lakukan karena kami ingin agar para pemeluk agama Islam yang akan hadir di Olimpiade Jepang dapat menikmati makanan halal sesuai keyakinan Islam," kata Tadayoshi Sueguchi, Director Food and Beverage Planning Section Tokyo Organizing Committee of Olympic.

Dalam pertemuan khusus dengna Direktur LPPOM MUI, Dr. Lukmanul Hakim, M.Si., Tadayoshi mengungkapkan bahwa pihaknya ingin sekali mendapat masukan dari MUI terkait penyiapan makanan dan minuman untuk para atlet di Olimpiade. Pihaknya mengharapkan agar MUI dapat berperan sebagai salah satu advisor dan akan ada pertemuan tindak lanjut untuk membahas hal tersebut.

Sementara itu, Lukmanul Hakim menyatakan bahwa bagi umat Islam, mengkonsumsi yang halal menjadi suatu keharusan, sehingga tersedianya makanan halal bagi mereka juga tak bisa diabaikan.
"Ada beberapa standard dan kriteria yang harus dipenuhi agar makanan dan minuman dapat disebut halal. MUI yang sudah menangani halal lebih dari 27 tahun siap mendukung ketersediaan makanan halal di Jepang, karena makin banyak orang Indonesia yang berwisata ke Jepang, terlebih lagi dengan akan adanya Olimpiade pada 2020 yang akan datang," jelas Lukmanul Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, atas nama MUI, Lukmanul Hakim memberikan apresiasi kepada pemerintah Jepang yang berusaha memberikan pelayanan kepada konsumen muslim, baik dari Indonesia maupun negara-negara lain.
 
DetikFood

Bantu Mbloogers Membagikan Artikel Ini Yaa

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - 2017 Mbloogers.com - Untuk Generasi Muda Indonesia. Designed by OddThemes | About | Contact and Advertising | Privacy Policy | Sitemap | DMCA.com Protection Status | ID Corners