Update

Sabtu, 10 Desember 2016

Nasa Mempelajari Siklus 'Pernapasan' Bumi dari Luar Angkasa

NASA bekerjasama dengan University of Oklahoma berencana akan meluncurkan satelit yang bakal meneliti siklus 'pernapasan' Bumi dari luar angkasa.

Perlu diketahui bersama mbloo, Selama ini para ilmuwan tahu bahwa Bumi 'menghirup' karbon, khususnya melalui tumbuhan yang menyerap karbon dioksida dari proses fotosintesis.


Nah maksud dari rencana ini yaitu, NASA dan University of Oklahoma bertujuan untuk meneliti secara rinci mengenai siklus bernapas dari Bumi ini.

Misi bernama Geostationary Carbon Cycyle Observatory ini akan meneliti kesehatan tumbuhan hingga pertukaran gas intinya yang melingkupi karbon dioksida, karbon monoksida, dan metana antara Bumi dan atmosfernya. (enGaget)

Satelit pintar ini akan mengudara di ketinggian 35 ribu kilometer di atas khatulistiwa dan memeriksa aktivitas fluoresensi berbasis Matahari, serta tingkat gas di atmosfer Bumi.

Belum ada tanggal spesifik peluncuran satelit ini, NASA diperkirakan memerlukan dana sebesar US$166 juta atau setara Rp2,2 triliun untuk misi ini hingga lima tahun ke depan.

Diharapkan dari Penelitian ini mampu memberi pemahaman lebih mendalam kepada para ilmuwan mengenai ritme pernapasan alami Bumi dan pengaruh kesehatan planet ini dari tindakan penggundulan hutan yang dilakukan oleh manusia.
 
CNNIndonesia

Bantu Mbloogers Membagikan Artikel Ini Yaa

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - 2017 Mbloogers.com - Untuk Generasi Muda Indonesia. Designed by OddThemes | About | Contact and Advertising | Privacy Policy | Sitemap | DMCA.com Protection Status | ID Corners