Update

Kamis, 17 Maret 2016

Belajar Menjaga Kebersihan Lingkungan Dari Para Ilmuwan Jepang

foto dari chaidir A. - detik.com
Dari Om DetikCom nih mbloo, 6 Ilmuwan keren dari Jepang ceritanya blusukan ke hutan di Siak, Riau. Mereka meneliti keanekaragaman flora. Dan yang menarik dari penelitian ini yang telah diberitakan Om Detik. Bukan hasil dari penelitian tersebut, tapi perilaku ilmuwan jepang yang tak mau bahkan tak pernah buang sampah sembarangan.

Para ilmuwan ini berasal dari Universitas Kyushu Jepang. Mereka terdiri dari 5 peneliti dan satu mahasiswa. Kelompok ini meneliti di arberetum (semacam kebun botani untuk penelitian) milik PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) di Kabupaten Siak, Riau.

Dalam Melakukan penelitian di hutan yang luas ini pastinya membawa bekal yang cukup juga kan mbloo, namun sekalipun mereka masuk dalam kawasan hutan, para ilmuwan ini tetap menunjukkan cinta lingkungan. Mereka tak mau membuang sampah sembarangan walau di dalam hutan yang tidak dijangkau masyarakat.

Segala jenis sampah dari bekas botol minuman, plastik pembungkus cemilan, semuanya mereka kumpulkan dalam kantong plastik yang mereka sediakan dan mereka bawa!
begitu juga saat makan nasi, walau nasi yang mereka makan tidak habis, mereka tidak mau membuangnya. Makanan itu tetap dibiarkan dalam kemasan dan ditutup dengan rapi. Tidak mau mereka membuang sisa makanan yang tidak habis di sembarangan tempat.

Semua sisa sampah, mereka kumpulkan kembali. Nanti setelah mereka sudah selesai, sampah dari makanan itu kembali mereka bawa pulang ke mes untuk dibuang di tong sampah yang telah tersedia. Begitulah sikap warga Jepang ini dalam melakukan penelitian.
Dan Bisa dibayangkan beda jauhh dengan kita kan mbloo, haduh ane jadi malu sendiri!
 
Sebagaimana diketahui, para ilmuwan ini melakukan penelitian seiring berkurangnya hutan tropis di wilayah Asia Tenggara.

"Tujuan kami meneliti, karena saat ini luasan hutan tropis terus berkurang. Dengan demikian banyak jenis spesies tumbuhan juga hilang.Karena itu, kami ingin mengidentifikasi keanekaragaman hayati hutan yang ada," kata ahli botani dan taksonomi Universitas Kyushu, Prof. Dr. Tetsukazu Yahara kepada wartawan detikcom

Nah mari contoh, dan kita lakukan mulai sekarang!

Bantu Mbloogers Membagikan Artikel Ini Yaa

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - 2017 Mbloogers.com - Untuk Generasi Muda Indonesia. Designed by OddThemes | About | Contact and Advertising | Privacy Policy | Sitemap | DMCA.com Protection Status | ID Corners